Warna-warni topeng
Aku memohon pada merah, bawakan aku kuning.
Aku ini merah, jawab merah.
Kuning kulihat memancar dari mentari.
Kalau tidak dari butiran telur yang kau beli hari ini.
Ya, telur akan membuat semacam warna kuning.
Enak bukan, mengapa kau meminta dari merah.
Kujawab.
Karena merah telah mengambil kuning.
Dia sembunyikan di belakang topengnya.
Itu warna darah, jangan sebut ia topeng.
Dia itu sebenarnya kuning, seru yang lain.
Merah hanya topengnya.
Dalam kehidupan dunia yang penuh
dengan dinamika ini, semua orang hidup berdampingan satu sama lainnya. Dari
individu berubah menjadi pasangan lalu kumpulan pasangan-pasangan membentuk
komunitas kecil yang tergabung dengan masyarakat yang lebih luas dari satu desa
ke desa lainnya hingga kota bahkan antar Negara. Tujuan dari mereka yang ingin
hidup berdampingan adalah mengenal satu sama lainnya, mengenal seluk beluk diri
dan mencoba saling percaya satu sama lain. Itulah sebabnya banyak patner bisnis
yang timbul dan sukses. Rasa percaya akan menghasilkan hubungan yang erat
sehingga berdasarkan itu sebuah masyarakat akan hidup tentram bahkan menjadi
maju.
Namun sayang rasa percaya sering
disalahgunakan. Kepercayaan orang lain sering kali dikhianati tanpa ada
konfirmasi dan komunikasi yang baik sehingga tanpa disadari hubungan menjadi
merenggang dan benih perpecahan itu tumbuh subur dan siap meledak kapan saja.
Hasilnya orang tidak lagi percaya pada kerabat dan tetangganya. Menjauh dari
kehidupan sosialnya dan meremehkan orang lain. Karenanya sifat individualism
menjalar dari satu orang kepada orang yang lain.
Pengangguran adalah salah satu
contoh ketidakpercayaan atas kemampuan orang lain, ketidakpercayaan orang lain
terhadap dirinya dan yang parah adalah ketidakpercayaannya terhadap diri
sendiri (tidak pede). Ini menjadi jawaban mengapa orang pintar di Indonesia
setelah kuliah di luar negeri akan lari mencari pekerjaan di luar negeri,
sebabnya di satu sisi memang tidak ada kepercayaan dari orang lain kepada
dirinya dan dia sendiri tidak percaya diri untuk membangun bangsanya. Rasa
frustasi tersebut yang membuat segala tawaran yang menggiurkan dari luar negeri
akan segera disambutnya. Berbeda dengan mantan orang nomer satu di Indonesia
B.J Habibie yang dengan tekad yang bulat bercita-cita memajukan bangsa dengan
karyanya. Tujuannya berhasil karena ia mempunyai kepercayaan diri yang tinggi
disamping kecerdasannya yang berada di atas rata-rata.
Jika setiap orang menunjukkan
rasa tidak percaya dan memaparkan pengkhianatan serta rasa tak bertanggung
jawab. Sampai kapan pun bangsa ini tidak akan pernah maju, karena setiap orang
memakai topeng tak terlihat untuk menyembunyikan diri mereka yang sebenarnya.
Para koruptor itu dulunya adalah mahasiswa yang kritis dan ideologis, tapi
setelah bertemu dengan uang dan jabatan akhirnya mereka luluh dan berkhianat.
Rakyat yang miskin menjadi tidak percaya kepada pemimpin yang sebenarnya amanah
dan baik, lalu kemudian hanya percaya dan setia kepada uang. Siapa yang memberi
uang terbanyak dialah yang kupilih dan menjadi teman setiaku.
Mereka pun bersembunyi di balik
topeng serta mencurigai topeng-topeng yang lainnya sehingga tidak ada yang
mengetahui lebih persis apakah itu topeng ataukah wajahnya yang asli sebab
semua orang memakai topeng diri mereka yang bagus dan menyembunyikan
kepribadian mereka yang bobrok.
Solusi dari semua ini adalah
dengan menghentikan penggunaan topeng yang penuh kepalsuan. Caranya adalah
sebisa mungkin bersikap tulus dan ikhlas. Tidak mengkhianati kepercayaan orang
lain dan terus menjaga komunikasi yang bagus sehingga rasa percaya itu timbul.
Memang tidak ada sesuatu yang sempurna. Begitu banyak macamnya solusi tapi
tiada satu pun yang dapat bermanfaat kecuali segera diterapkan. Jika kita
melakukannya kita seakan menumbuk pecah topeng kita yang buruk untuk
mempersembahkan diri kita yang hakiki kepada sesama manusia. Wallahu a’lam
Comments
Post a Comment