Bisik-bisik rindu
Bisik-bisik Rindu bergaung diterpa angin.
Gelitik-gelitik halus meraba Kalbu.
Tak seorang pun dapat menembusnya.
Tak seorang pun dapat meniliknya.
Alunan Takdir tertaut nian
Untaian nasib sepanjang tuntunan
Dunia dalam rengkuhan
Langit dalam panjatan
Bisik-bisik Cinta bergema lembut
Tak sadar pun terbawa laut
Jiwa yang rapuh tergerus debu
Dalam haru yang menyatu
Duhai kekasih di ujung pagi
Tak kuasa hamba bertahan
Dalam khayalan tak kunjung pergi
Terseok Di serabut keheningan
(Inhutani, 18022013)
Gelitik-gelitik halus meraba Kalbu.
Tak seorang pun dapat menembusnya.
Tak seorang pun dapat meniliknya.
Alunan Takdir tertaut nian
Untaian nasib sepanjang tuntunan
Dunia dalam rengkuhan
Langit dalam panjatan
Bisik-bisik Cinta bergema lembut
Tak sadar pun terbawa laut
Jiwa yang rapuh tergerus debu
Dalam haru yang menyatu
Duhai kekasih di ujung pagi
Tak kuasa hamba bertahan
Dalam khayalan tak kunjung pergi
Terseok Di serabut keheningan
(Inhutani, 18022013)
Comments
Post a Comment