Note Cherry Blossoms




Belajar dari alam raya, belajar tentang keteraturan. Bunga-bungaan yang tidak lagi mekar mengajarkan kita arti hidup indah. Pepohonan yang kini jarang terlihat ternyata mengajari kita tentang arti kesejukan. Sungai yang penuh sampah mengajari kita arti kebersihan dan keharmonisan. Bukankah matahari itu tidak pernah menabrak bumi. Bukankah bulan itu terlihat indah pada malam yang cerah. Mengapa manusia tidak belajar tentang semua itu, padahal alam raya telah memberikan contoh nyata.
Bukankah Tuhan itu Maha Baik...
Coba renungkan!
Gunung-gunung tinggi menjulang, bukit-bukit yang berhawa dingin, pemandangan eksotik disekitar aliran air sungai yang jernih, jajaran pohon hijau dan bebatuan yang menawan. Bukankah manusia sedikit pun tidak dapat membuat yang serupa indahnya? Meskipun banyak pemandangan dan taman-taman buatan manusia, sekalipun ia tidak dapat menggantikan hamparan yang telah Tuhan bentuk secara sempurna ini.
Benar!
Siapa pun tidak akan berhenti memandang langit bila semburat lembayung senja membuat segalanya menjadi mempesona. Warna-warni alam raya ini sangat jarang ditemukan disemua tempat. Hanya mata yang jernih lah yang mampu memandang jutaan entitas ini dengan rasa kagum dan indah. Kalau boleh dikatakan negeri ini adalah sejumput tanah surga yang jatuh bersama Adam ke bumi mungkin ada benarnya juga. Melihat indahnya alam yang meliputi seluruh negeri dari ujung pukul ujung ini membuat manusia takjub dibuatnya, membuat mereka betah tinggal berlama-lama dalam kelenaan.
Toh buat apa kita berusaha lebih, alam ini sudah menyediakan segalanya bagi kita. Ini mungkin cara berpikir nenek moyang kita dahulu. Tak perlu buat rumah dari batu atau semen, cukup dari kayu yang sangat melimpah disekitar mereka. Tak perlu membangun pipa-pipa besar yang rumit untuk mendapatkan air. Cukup menggali tanah sedikit saja sudah mendapatkan air maupun mencari sungai terdekat. Tak perlu mengaduk adonan roti dan menyimpannya untuk makanan sebulan kemudian, cukup tanam singkong di depan rumah akan tumbuh dua bulan berikutnya singkong yang lezat. Tak perlu bersusah payah menjahit jaket berbulu tebal untuk melindungi tubuh dari cuaca ekstrim, suhu di negeri ini seperti tak ada bedanya sama sekali sepanjang tahun. Hanya beberapa minggu hujan mengguyur lembah yang dianggap sebagai musim penghujan. Selebihnya luar biasa negeri ini, sungguh cantik dan indah.

Comments

Popular Posts