ARTI TAHUN BARU (2013)

Tahun baru, sebenarnya tidak terlalu penting untuk dijadikan moment kumpul-kumpul dengan teman, kerabat maupun yang lainnya. Ia tidak terlalu bermakna sebenarnya bagi perjalanan waktu, sehingga efeknya pun hanya sementara. Coba pikirkan, ketika tahun baru masehi, banyak orang berpesta pora, jalan-jalan, dan  melakukan hal-hal yang negatif. Bahkan "Naudzubillah" ada orang yang akibat tahun baru masehi ini berubah kehidupannya menjadi semakin buruk. Meskipun berbagai "Wish" "Wish" dikumandangkan. "Saya ingin ini dan itu di tahun baru". Kegiatan yang mereka lakukan sangatlah negatif, contohnya saja berpacaran di malam tahun baru yang hampir pasti dan diduga kuat akan berakibat fatal bagi sang perempuan. Tidak hanya itu saja, pesta pora dengan menegak minuman keras pun menjadi hal yang biasa pada malam tahun baru.
Namun memang, perlu diakui kalau bicara soal menjalin ukhuwwah, mungkin akan terasa bedanya ketika kita dapat berkumpul dengan teman-teman, dalam suasana yang terbuka, asyik, dan positif. Dengan niat menjalin kembali ukhuwwah yang telah terputus. Mengingat kembali moment-moment dimana salah satu dapat berbagi dengan yang lain. Malam tahn baru mungkin adalah waktu yang tepat dibanding hari-hari lain. Bagi saya, tahun yang berganti tidak terlalu penting, karena ia hanya lah seperti waktu-waktu yang lain yang kita lewatkan secara sia-sia. yang penting adalah moment nya... kesyahduan malamnya untuk berkumpul dan berbagi, menjalin kedekatan dengan para karib.
Satu lagi terakhir, tahun baru bukan lah moment yang tepat untuk muhasabah diri, karena muhasabah diri mestinya dilakukan setiap hari dipenghujung malam. Tahun baru hanyalah untuk menghimpun semua muhasabah yang telah dilakukan sepanjang hari selama setahun.
Dan pada akhirnya, tahun baru hanya tahun baru, tahun yang berganti. Tak usah merayakannya secara berlebihan. Cukup mencari moment nya, cukup mencari situasinya. Dan tahun baru pun menjadi alat yang tepat untuk mengikat tali yang selama ini terputus.

Comments

Popular Posts